Resmi Sandang Gelar Doktor, Eka Senjayawati Sukses Pertahankan Disertasi pada Sidang Terbuka Pendidikan Matematika UNY

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menggelar momen bersejarah dalam dunia akademik. Pada hari Senin, 6 April 2026, telah diselenggarakan acara Sidang Terbuka Promosi Doktor atas nama Eka Senjayawati. Acara prestisius ini berlangsung dengan khidmat dan menjadi puncak perjalanan akademik sang mahasiswa dalam menyelesaikan program strata tiga (S3) pada Program Studi Pendidikan Matematika. Pelaksanaan sidang terbuka ini tidak hanya dihadiri oleh civitas academica secara luring, tetapi juga disiarkan secara langsung kepada khalayak luas. Publik dapat menyaksikan prosesi akademik tersebut melalui kanal YouTube resmi Fakultas MIPA UNY, yakni "fmipaunyofficial". Langkah ini memberikan transparansi serta kesempatan bagi kolega, kolegium, dan keluarga besar untuk turut menyaksikan momen bersejarah ini dari mana saja tanpa terhalang jarak. Promovenda Eka Senjayawati sendiri bukanlah sosok baru dalam dunia pendidikan matematika di Indonesia. Beliau dikenal sebagai salah satu dosen dan akademisi yang berdedikasi tinggi di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi. Keinginan kuatnya untuk terus memperdalam keilmuan dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi pendidikan di Tanah Air telah mengantarkannya untuk menempuh pendidikan doktoral di Universitas Negeri Yogyakarta.

Suasana sidang terbuka tersebut dipenuhi dengan nuansa akademik yang sangat kental dan formal. Sidang ini dipimpin langsung oleh ketua sidang, serta dihadiri oleh tim promotor, kopromotor, dan dewan penguji yang terdiri dari para pakar serta guru besar pendidikan matematika. Para akademisi yang hadir turut memberikan legitimasi atas tingginya standar kualitas keilmuan yang selalu diusung oleh FMIPA UNY. Dalam kesempatan yang berharga tersebut, Eka Senjayawati memaparkan ringkasan disertasinya dengan penuh percaya diri. Presentasi yang dibawakan merangkum seluruh hasil penelitian mendalam yang telah ia lakukan selama masa studi doktoralnya. Dengan runtut dan komprehensif, promovenda menjelaskan latar belakang masalah, metodologi penelitian, hingga temuan-temuan mutakhir yang menjadi kebaruan (novelty) dari riset yang ia lakukan. Fokus kajian yang diangkat oleh promovenda sangat relevan dengan berbagai tantangan pendidikan matematika di era modern, yang erat kaitannya dengan pengembangan penalaran matematis, desain didaktis, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Melalui riset keilmuan ini, Eka Senjayawati berupaya memberikan solusi praktis sekaligus teoritis guna meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di berbagai jenjang, sebuah isu yang memang telah lama menjadi fokus dedikasinya.

Setelah sesi presentasi usai, tahapan acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab atau ujian lisan yang menjadi bagian paling krusial dalam sebuah sidang promosi doktor. Satu per satu dewan penguji melontarkan pertanyaan, sanggahan, dan tinjauan kritis terhadap naskah disertasi yang telah ditulis. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dirancang secara khusus untuk menguji kedalaman pemahaman, ketajaman analisis, serta kemampuan akademik promovenda dalam mempertahankan argumennya. Menghadapi berbagai pertanyaan kritis dari para penguji, Eka Senjayawati menunjukkan kematangan intelektualnya yang luar biasa. Ia mampu merespons setiap pertanyaan dengan ketenangan, kelugasan, dan berlandaskan pada bukti-bukti empiris serta fondasi teori yang solid. Penguasaan materi yang sangat komprehensif ini membuat suasana sidang semakin hidup dengan dialektika keilmuan yang sehat dan membangun. Usai jalannya sesi tanya jawab yang cukup panjang dan mendalam, ketua sidang menunda jalannya persidangan sejenak. Dewan penguji kemudian mengadakan rapat konsorsium secara tertutup untuk memberikan penilaian akhir dan menentukan kelulusan dari sang promovenda. Momen jeda ini senantiasa menjadi detik-detik yang paling mendebarkan, tidak hanya bagi Eka Senjayawati secara pribadi, tetapi juga bagi para hadirin yang senantiasa mendoakannya. Ketegangan akhirnya memudar saat ketua sidang kembali mengetuk palu untuk membuka persidangan dan membacakan hasil keputusan rapat dewan penguji. Dengan suasana penuh haru dan rasa bangga, diumumkan bahwa Eka Senjayawati dinyatakan lulus dan sukses mempertahankan disertasinya. Mulai detik ketukan palu tersebut, ia secara sah berhak menyandang gelar Doktor (Dr.) di bidang Pendidikan Matematika.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan, kesan, dan amanat dari perwakilan tim promotor. Dalam sambutannya, perwakilan promotor menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras, ketabahan, dan dedikasi luar biasa Dr. Eka Senjayawati selama menempuh kerasnya pendidikan S3. Beliau berpesan bahwa gelar doktor ini bukanlah akhir dari sebuah pencarian ilmu, melainkan gerbang awal untuk pengabdian yang jauh lebih besar bagi masyarakat. Pencapaian gemilang yang ditorehkan oleh Dr. Eka Senjayawati ini tidak hanya menjadi sebuah kebanggaan bagi diri pribadi dan pihak keluarga, tetapi juga mengharumkan nama baik almamater Universitas Negeri Yogyakarta serta institusi asalnya, IKIP Siliwangi. Keberhasilannya di ranah akademik tertinggi ini diharapkan menjadi inspirasi nyata bagi para pendidik dan mahasiswa di seluruh penjuru negeri untuk terus berkarya demi kemajuan pendidikan Indonesia.